Begini Cara Dua Sekuriti MK Curi Berkas Perkara Pilkada

In Hukum dan Kriminal, Nasional

JawaPos.com – Kasus pencurian berkas perkara pilkada di Mahkamah Konstitusi kini sudah menjerat dua tersangka. Keduanya adalah E dan S yang sama-sama bekerja sebagai sekuriti di MK.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, kedua sekuriti itu diperintahkan oleh seorang pejabat di MK yang menduduki posisi kasubag.
"Jadi kronologisnya dari kasus ini untuk sementara, ada pegawai dari MK tingkat kasubag, memerintahkan tersangka E ini untuk mengambil berkas, berkas pemilihan dari daerah yang pertama dari Papua," paparnya, Jumat (24/3).
E kata Argo diperintahkan untuk mengambil berkas di Kementerian Desa Tertinggal. "Kasubag MK ini memanggil tersangka E ini untuk datang ke Kementerian Desa Tertinggal, untuk mengambil berkas. Besoknya Kasubag ini memerintahkan tersangka S untuk mengambil berkas juga," sambung dia.
Lanjut Argo memaparkan, maksud dari pengambilan berkas itu secara acak, jadi bebas berkas apa saja yang dikehendaki si kasubag. "Jadi yang diambil, lalu difotokopi berkas dari pemilihan DIY, kemudian Salatiga," sambungnya lagi.
Usai mendapatkan perintah itu, akhirnya tersangka E dan tersangka S ini bertemu dan kebetulan menjaga malam di gedung MK. Di gedung MK, E dan S berbagi tugas. Di mana E mengawasi, dan S yang mengambil berkas.
"Setelah dia mengambil fotokopi berkas yang dari DIY dan Salatiga dan ada dua lagi ya, itu dimasukkan ke tas milik tersangka E. Kemudian setelah dimasukkan ke tas, lalu letakkan ke loker milik tersangka S. Besoknya fotokopi ini diserahkan kepada seorang kasubag ini di kawasan Gedung RRI," lanjutnya.
Sejauh ini kata Argo, mereka baru menetapkan dua tersangka. Lalu untuk tujuan pencuriannya kata dia masih dalam pendalaman.
Namun yang pasti, orang yang memerintahkan S dan E ini akan dipanggil. "Ya tentu saja (dipanggil)," tegasnya.
Ketika disinggung apakah dua tersangka itu diberikan upah atau dijanjikan duit, sejauh ini kata dia hal itu belum ada. "Mereka ini baru sekali ya (mencuri berkas). Untuk aktornya masih kami dalami," tukasnya. (elf/JPG)

#pencurian berkas di mk #cara kerja sekuriti

You may also read!

Presiden Jokowi beri sepeda ke siswa Barus

Barus (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan hadiah sepeda bagi dua siswa berprestasi di sela-sela pembagian bantuan

Read More...

Densus 88 Geledah Kediaman Teroris di Ciputat

JawaPos.com - Pengembangan penangkapan jaringan teroris Indonesia-Filipina Selatan terus dilakukan Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri. Salah satunya dengan menggeledah

Read More...

KPK Temukan Uang USD 200 Ribu Saat Tangkap Andi Narogong

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan uang sebesar USD 200 ribu saat menangkap pengusaha penyedia barang dan jasa

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu