KPK Temukan Uang USD 200 Ribu Saat Tangkap Andi Narogong

In Hukum dan Kriminal, Nasional

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan uang sebesar USD 200 ribu saat menangkap pengusaha penyedia barang dan jasa proyek Andi Agustinus alias Andi Narogong. Andi ditangkap di sebuah cafe di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (23/3) kemarin.
"Pada saat melakukan penangkapan kita menemukan barang bukti elektronik dan uang sebesar USD 200 ribu," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Jumat (24/3).
Usai ditangkap, Andi bersama dua orang lainnya dibawa penyidik KPK ke kediaman Andi dan adiknya di Cibubur. Setelah itu, penyidik langsung melakukan penggeledahan di tiga tempat.
Usai geledah hingga malam hari, penyidik membawa tersangka baru e-KTP iti dan dua orang lainnya ke gedung KPK untuk diperiksa lebih lanjut. "Dari lokasi penggeledahan kita kemudian lakukan penyitaan barang bukti elektronik dan juga sejumlah dokumen," kata Febri.
Andi ditangkap seiring penetapan tersangkanya dalam kasus dugaan korupsi e-KTP. Siang ini, penyidik menahan Andi di Rutan C1 KPK selama 20 hari pertama untuk kepentingan penyidikan. (Put/jpg)

Tersangka dugaan korupsi e-KTP Andi Narogong mulai ditahan KPK.

Tersangka dugaan korupsi e-KTP Andi Narogong mulai ditahan KPK. (IMAM HUSEIN/JAWA POS)

#kasus e-ktp #kpk #sita usd 200ribu #andi narogong

You may also read!

Presiden Jokowi beri sepeda ke siswa Barus

Barus (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan hadiah sepeda bagi dua siswa berprestasi di sela-sela pembagian bantuan

Read More...

Begini Cara Dua Sekuriti MK Curi Berkas Perkara Pilkada

JawaPos.com - Kasus pencurian berkas perkara pilkada di Mahkamah Konstitusi kini sudah menjerat dua tersangka. Keduanya adalah E dan

Read More...

Ada Tersangka Baru Susul Andi Narogong di Korupsi e-KTP

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan adanya tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP tahun 2011-2012.

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu